Manajemen perubahan dan harapan

Manajemen perubahan dan harapan




"The First Beginnings of think cannot be distinguished by the eye" Lucetius

Dalam buku Change karya Rhenald Kasali. Ph.D ada beberapa langkah untuk menghasilkan sebuah perubahan, pertama-tama dibutuhkan kemampuan untuk "melihat", "Seeing is beliving". Saya telah melihatnya dan saya percaya.

Perubahan tidak akan pernah terjadi tanpa adanya pergerakan, namun lebih dari sekedar sebuah gerakan. Sebelum melakukan perubahan dan bergerak maka kita harus bisa melihat perubahan itu sendiri. Persoalannya adalah bisakah kita melihat perubahan ? karna sebagian besar orang tidak dapat melihat perubahan, padahal dunia dan kehidupan ini senantiasa berubah. Maka untuk dapat menghasilkan perubahan kita harus "melihat" perubahan itu sendiri. setelah melihat baru kemudian kita "bergerak".

Namun sebagian orang hanya melihat ternyata tidak bergerak. Dan sebagian orang yang bergerak gagal menyelasaikan perubahan itu sendiri sampai tuntas. Karna untuk bisa melakukan perubahan kita dituntut tiga hal : Melihat, Bergerak dan Meyelesaikan sampai tuntas.

             Sumber : Buku Change. Halaman. 114

Seperti pada gambar di atas, perubahan bisa menghadapi persoalan karena anggota masyarakat gagal melihat, gagal bergerak atau gagal menyelesaikan . Tugas kita sebagai pemimpin adalah mengajak atau membuat apa yang kita lihat juga terlihat oleh orang lain. Tetapi ini belum cukup. Setelah membuat semua melihat, kita harus ikut menggerakannya, dan memberikan bahan bakar/energi sampai oarang-orang disekitar kita meyelasikan perubahan dengan tuntas. Perubahan yang tidak tuntas adalah ibarat sebuah kandungan yang gagal melahirkan bayi yang sehat, karena aborsi.


Maka untuk sampai kepada perubahan yang sempurna, dibutuhkan melihat sebuah perubahan, kemudian melakukan pergerakan  dan selesaikan perubahan apa yang ingin kita rubah dalam hidup ini.


Sumber Referensi : Change, Penulis. Renald Kasali, Ph. D. Sub bab. Melihat, bergerak dan menyelasiakan perubahan.


Comments